• 16

    Sep

    Lagu Pengamen

    Tanggal 3 Mei 2009 saya sempat sharing tentang sebuah Lagu Pengamen yang cukup menggetarkan hati. Tak terasa sudah 4 tahun lebih pengalaman itu saya share. Walaupun sudah lama, namun postingan tersebut cukup mendapat banyak respon. Saya masih ingat bagaimana Bu Puspita yang ingin merekamkan lagu itu, berhubung Beliau hampir setiap hari berangkat kerja menggunakan Bus. Beberapa komentar lain mengatakan bahwa mereka pernah mendengar lagu itu. Lagu yang cukup membuat hati tergetar. Hingga banyak yang ingin mencari MP3 nya di internet. Bahkan, ada pula yang menceritakan pengalamannya saat pernah menjadi pengamen jalanan: Lagu yang cukup fenomenal. Walaupun sudah sekian lama, lagu ini tetap menggetarkan hati. Mengingatkan kita terutama yang tinggal di kota dengan segala kesibukannnya. Lagu ya
  • 28

    Aug

    Pengalamanku Menjalankan Usaha Warnet Berbekal Nekat

    Tahun 2007 lalu, saat itu saya duduk di kelas IX SMP. Waktu itu orang tua dengan pendapatan yang pas-pasan ingin mencari penghasilan tambahan. Akhirnya setelah berpikir dan bermusyawarah, tercetuslah ide untuk mendirikan sebuah warnet. Lokasinya jadi satu dengan toko kontrakan kami. Saat itu internet masih belum populer didaerahku, bahkan belum ada satupun warnet dikecamatanku. Fasilitas koneksi speedy juga belum masuk. Dapat dibilang, saat itu kami adalah pioner nekat yang belum mengerti apa-apa. Bagaimana tidak, kami sama sekali tak paham tentang jaringan. Kami mulai membuka warnet dengan 2 buah komputer bekas. Semuanya pentium III. Kedua komputer itu disewakan untuk client. Kami tidak menggunakan billing. Perhitungan tarif dan waktu pemakaian dilakukan secara manual. Tradisional banget
  • 5

    Jun

    Alhamdulillah Aku Dulu Tidak Lolos SNMPTN Undangan

    Beberapa waktu yang lalu melihat adik-adik kelasku yang baru saja menerima pengumuman SNMPTN Undangan. Ada yang senang bisa lolos ke Perguruan Tinggi Negeri yang mereka idam-idamkan. Ada yang sedih karena tidak diterima. Ada juga yang berusaha menghibur diri, dan berbagai ekspresi lainnya. Jadi teringat waktu aku mengalami hal yang serupa tahun lalu. Waktu itu aku mengikuti SNMPTN Undangan dengan aturan maksimal memilih 2 Perguran Tinggi Negeri. Akupun menjatuhkan pilihan pertama pada Universitas Indonesia (UI) dan pilihan kedua di Universitas Negeri Jember (UNEJ). Di kedua kampus itu aku memilih prodi Sistem Informasi dan Teknik Informatika (ceritanya ga mau beralih dari IT). Waktu itu aku berfikir kalau tak diterima di UI, minimal masih bisa masuk di UNEJ yang waktu itu (maaf) kukira m
  • 29

    May

    Sisi Lain Dunia Fotografi di Jogja & Teman Yang Telah Tiada

    3 April 2011, dini hari. Kala itu ia menyapaku lewat chat di FB. Sejak saat itu pula kami berkenalan. Ia adalah seorang Mahasiswi Universitas Gajah Mada yang memiliki kegemaran di bidang Fotografi. Ia berasal dari Kota Ponorogo. Kebetulan saat itu memang aku sedang mencarikan kawan/relasi untuk sahabatku yang suka dibidang fotografi. Beberapa kali kami chatting, kakak itu pun bercerita tentang pengalamannya saat awal mula bergabung dalam sebuah komunitas fotografi di Jogja. Dari sinilah saya menemukan sisi lain dari dunia fotografi di Jogja. Walaupun kala itu saya masih duduk di bangku SMA (di Nganjuk) dan belum ada niat untuk melanjutkan pendidikan di Kota ini. Berikut ini penuturan Kakak itu saat menceritakan pengalamannya: “aq niy fotografer, tp kok malah aq yg jd modelna tmenq
-

Author

Follow Me